2021 Merupakan Waktu yang Baik untuk Berinvestasi Waralaba

2021 diproyeksikan menjadi tahun yang baik untuk memulai usaha waralaba (franchise) karena usaha waralaba merupakan model bisnis dengan fundamental yang kuat. Dapat kita lihat bahwa merek waralaba di Indonesia telah bertahan selama masa Pandemi, dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada serta pasar persewaan yang secara keseluruhan sedang menurun. Maka dari itu, peluang waralaba di musim ini menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.

COVID-19 dan dampaknya pada Sektor Waralaba

Tantangan bisnis akibat dampak langsung dan tidak langsung COVID-19 di setiap negara di dunia sangat berat. Bahkan hingga saat ini, lebih dari 18 bulan setelah COVID-19 menyebar di seluruh dunia, pandemi ini masih menimbulkan tantangan bagi semua orang di setiap sektor. Namun, industri waralaba telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa baik di masa resesi maupun kesulitan. Bisnis waralaba tetap kuat dan terus tumbuh terlepas dari apa yang telah terjadi di tahun 2020.

Selain kekuatan, bisnis waralaba dapat diandalkan. Sejak permulaan pandemi, industri waralaba telah bekerja keras memberikan dukungan dan sumber daya baru yang lebih kuat kepada penerima waralaba (franchisee), pada umumnya pemilik waralaba (franchisor) menghadapi tantangan untuk menyediakan solusi inovatif, menyesuaikan biaya waralaba, dan menyelesaikan masalah lain yang mereka hadapi akibat pandemi ini. Pemilik bisnis independen mungkin tidak memiliki kesempatan untuk dengan cepat mengubah dan mengembangkan strategi bisnis baru. Melalui komunikasi dan pertukaran informasi yang sistematis dan meningkat, bisnis waralaba telah menciptakan jaringan waralaba yang lebih terhubung satu sama lainnya.

Menantang Badai Bersama

Di Indonesia, banyak industri pada sektor makanan dan minuman (food and beverage) yang harus berinovasi dan beradaptasi agar dapat bertahan selama pandemi. Restoran-restoran tersebut kini lebih fokus terhadap delivery dan take away dikarenakan social distancing yang menyebabkan pelanggan tidak dapat langsung datang ke tempat.

Sebagai contoh, Momokino yang menawarkan makanan dan jajanan khas Jepang sebelumnya telah menggunakan kertas sebagai packing makanan baik untuk takeaway maupun dine-in. Hal tersebut memudahkan seluruh franchisee untuk berdaptasi dengan lebih fokus pada penjualannya melalui platform delivery online tanpa harus membuat perubahan atau memerlukan investasi tambahan lainnya. Selama masa pandemi, Momokino berhasil mempertahankan sebesar 70-80% penjualannya dibandingkan sebelum terjadinya pandemi Covid-19. Mereka juga sangat memanfaatkan promo-promo seperti paket maupun voucher yang ditawarkan oleh platform online tersebut.

Konsep lain yang juga dapat bertahan di masa pandemi ini adalah cloud kitchen. Hangry merupakan salah satu usaha berbasis cloud kitchen atau yang disebut juga ghost kitchen. Hangry bermula pada akhir 2019 dan selama pandemi telah memiliki 41 cabang di Indonesia. Usaha ini sepenuhnya melayani konsumen dengan metode delivery dengan beberapa jenis makanan dan minuman yang ditawarkan. Seperti umumnya usaha makanan di Indonesia, Hangry bekerja sama dengan platform delivery online sebagai mitra pengirim makanan. Hangry juga memiliki aplikasi yang dapat digunakan untuk memesan beberapa jenis makanan sekaligus dalam sekali pemesanan.

Apakah merek tersebut memiliki beberapa sumber pendapatan?

Hangry sebagai bisnis berbasis cloud kitchen memiliki 5 merek sebagai sumber pendapatannya. Merek yang ditawarkan antara lain adalah Moon Chicken, San Gyu, Ayam Koplo, dan Kopi Dari Pada. Dengan memiliki beberapa merek dalam satu sistem waralaba, Anda dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar serta jumlah pesanan yang lebih banyak dalam setiap transaksinya. Sebagai franchisor, merek ini juga memberikan citra merek yang baik serta sistem auto-pilot yang ditawarkan dimana seluruh operasional ditanggung oleh manajemen Hangry. Sebagai mitra, Anda hanya perlu menginvetasikan dan menerima penghasilan bersih setiap kuartalnya tanpa dipusingkan oleh masalah operasional sehari-hari.

Kualitas yang harus dicari dalam Peluang Waralaba

Pandemi memunculkan sisi baik dan buruk dari semua hal, termasuk peluang waralaba. Selain melihat bagaimana suatu merek merawat unit-unit waralaba-nya, Anda juga dapat melihat info berikut untuk memandu Anda tentang apa yang harus dicari dari pemilik waralaba.

Apakah Anda senang dengan Produk Unggulan mereka?

Produk yang populer belum menjadi alasan yang cukup bagi Anda untuk berinvestasi di dalamnya. Anda harus memiliki kepercayaan pada produk tersebut. Terutama pada kondisi pandemi saat ini dimana Anda tidak dapat dengan mudah melakukan perjalanan keluar negri. Momokino menyediakan makanan khas Jepang yang dapat mengobati kerinduan Anda pada negri Sakura tersebut. Terutama karena salah satu pemiliknya yang berasal Jepang, makanan yang ditawarkan sangat mirip dengan jajanan yang akan Anda temui disana.

Apakah mereka Berfokus pada Pelanggan?

Waralaba memiliki konotasi melayani dalam jumlah banyak dan tidak berpusat pada pelanggan. Pada sektor makanan dan minuman misalnya, tidak banyak yang memiliki sistem loyalitas seperti membership atau aplikasi yang dapat mengingat setiap pelanggannya. Hangry telah memikirkan hal ini dengan seksama, sehingga mereka membuat aplikasi khusus dimana para pelanggan dapat memesan makanan langsung dari aplikasi. Dengan strategi yang diterapkan, Hangry selalu dapat mengutamakan pelanggan.

COVID-19 telah menciptakan peluang baru

Pada saat ini, bisnis dapat dimulai dengan modal 50 hingga 80 persen lebih sedikit dari sebelumnya, jumlahnya menyerupai usaha kecil atau usaha yang sudah tutup. Investor yang cerdas memanfaatkan penawaran real estate yang baik dan tenaga kerja yang tersedia untuk mengembangkan bisnis mereka. Meskipun COVID-19 sangat mempengaruhi beberapa bisnis, hal itu juga menghadirkan peluang baru bagi waralaba di indonesia yang telah berputar dan berinovasi seiring waktu.

Lebih banyak pilihan lokasi

COVID-19 telah mengharuskan beberapa bisnis untuk menutup usahanya. Usaha ini adalah contoh usaha yang tidak memiliki fundamental yang kuat atau usaha yang tidak dapat berputar dengan mudah dan cepat. Hal ini membuka pilihan properti yang ideal bagi pendatang waralaba baru yang mungkin belum pernah tersedia sebelumnya.

Teknologi Manajemen Waralaba

Pada masa pandemi, Teknologi Manajemen Waralaba dapat menjadi alternatif yang menarik untuk memastikan penerapan waralaba onboarding, pelatihan, dan audit yang lebih efisien. Franchisor yang sangat memperhatikan kelangsungan bisnis waralaba mereka akan menginvestasikan waktu, uang, dan upaya untuk mengembangkan sistem manajemen operasi yang berkualitas. Akses ke teknologi ini penting untuk memastikan franchisee menjadi lebih aktif dan dapat memperoleh keuntungan secepat mungkin. Pada tahun lalu, banyak waralaba di Indonesia telah menerapkan teknologi operasi manajemen waralaba untuk meningkatkan pengawasan mereka terhadap sistem waralaba mereka meskipun COVID-19, mereka tetap dapat menerima data secara­ ­real-time sehingga keputusan bisnis yang bernilai tambah untuk membantu franchisor memaksimalkan sumber daya mereka.

Saatnya menjadi bos Anda sendiri

Pada masa resesi dan kondisi ekonomi yang sulit, landscape bisnis menurun dan stabilitas pekerjaan menjadi tidak tetap. Salah satu cara untuk membantu melindungi diri Anda dari efek resesi adalah menjadi bos bagi diri Anda sendiri. Anda juga perlu tahu bahwa Anda akan menyimpan lebih banyak jika Anda mendatangkan lebih banyak. Langit benar-benar menjadi batasan ketika Anda memiliki bisnis sendiri.

Meskipun resesi dapat menjadi tantangan bagi banyak bisnis dan industri, sistem waralaba biasanya bekerja lebih baik daripada toko yang berdiri sendiri. Ini karena waralaba memiliki lebih banyak skala dan sumber daya untuk merancang solusi dengan lebih cepat.

 Carpe Diem

Banyak yang telah melihat perubahan dalam pola kehidupan kerja sehari-hari mereka. Orang yang dulunya bepergian setiap minggu dan tidak pernah tinggal di satu tempat cukup lama untuk memulai sesuatu sendiri mungkin menganggap bahwa hal ini merupakan jendela yang ideal untuk memulai bisnis baru. Anda dapat menggunakan kesempatan ini untuk menjadi bos bagi diri Anda sendiri. Dengan waralaba, Anda adalah bos Anda sendiri tetapi dapat memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan yang telah dikembangkan oleh Franchisor Anda. Jika ini adalah impian terpendam Anda, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memanfaatkan dan mencoba untuk mulai berbisnis. Kapan lagi jika bukan sekarang?

Bagaimana Memulai

Anda mungkin pernah mendapati diri Anda melihat-lihat waralaba di Indonesia di Direktori Waralaba online seperti Top Waralaba Asia. Ini adalah salah satu tanda bahwa Anda siap. Namun, ketertarikan pada merek tidak langsung sama dengan kesuksesan. Memilih waralaba yang tepat tidaklah mudah dan tidak boleh dianggap enteng karena umumnya merupakan investasi yang besar. Saat Anda melihat sebuah waralaba, pertanyaan yang paling penting pada akhirnya mungkin: “Apakah saya cocok di sini?”

Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda:

  1. Jenis waralaba apa yang tepat untuk saya? Hal ini mungkin tergantung pada uang tunai yang Anda miliki untuk diinvestasikan.
  2. Apakah saya ingin menjalankan bisnis berbasis layanan atau berbasis produk? Itu adalah preferensi pribadi.
  3. Apakah saya lebih suka fokus pada penjualan B2B atau B2C? Sekali lagi, itu pilihan pribadi.

Tidak ada waralaba yang cocok untuk semua orang, dan tidak ada yang bisa memberi tahukan Anda waralaba apa yang terbaik untuk Anda. Anda dapat meminta pendapat teman dan keluarga. Anda dapat bertanya pada penasihat tepercaya, seperti akuntan dan pengacara. Tetapi pada akhirnya, keputusan ada di tangan Anda (bersama pasangan Anda jika Anda sudah menikah). Jangan membeli waralaba tanpa mendapatkan dukungan dari pasangan Anda!

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk mengubah karier, pikirkan tentang mengambil lompatan ke dalam kepemilikan bisnis. Segera setelah pandemi, ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai segar dan mengejar impian Anda.

Memiliki Pikiran Kedua?

Kami sangat memahami, memilih di antara peluang waralaba bisa sangat menegangkan karena ini adalah komitmen seumur hidup. Itulah mengapa kami di Astreem memberi Anda akses gratis ke Kode Sukses Waralaba (Franchise Success Code) untuk memeriksa sendiri apakah Anda siap menjadi pewaralaba dan membuka gerai pertama Anda.

Franchise Success Code adalah panduan untuk menyoroti bidang-bidang yang harus Anda pahami dan lakukan penelitian mendalam sebelum memulai membeli waralaba. Sebuah kata peringatan, pastikan Anda melakukan penelitian yang diperlukan dan meminta bantuan yang tepat untuk membuat pilihan waralaba yang paling sukses.

Related Articles

Strategi Pengembangan Bisnis Waralaba

Strategi Pengembangan Bisnis Waralaba

Setiap bisnis adalah unik dan memiliki konsep dan rencana bisnisnya sendiri. Sama halnya dengan pengembangan sistem waralaba, setiap bisnis perlu untuk mengembangkan strateginya masing-masing yang pastinya dibutuhkan usaha yang berbeda dengan bisnis lainnya. Meskipun...

read more
Zenbu | House of Mozaru

Zenbu | House of Mozaru

Food & BeveragesDengan menggunakan tagline House of Mozaru, Zenbu menjadi surga para pecinta baked rice dengan topping mozzarella tersebut. Selain Mozaru, Zenbu juga memiliki berbagai varian menu makanan Jepang modern seperti sushi, udon, okonomiyaki, teppanyaki, dan...

read more
Hangry | Autopilot Franchise

Hangry | Autopilot Franchise

Food & BeveragesHangry adalah restoran dengan berbagai macam brand (Moon Chicken, SanGyu, Kopi Dari Pada, Nasi Ayam Bude Sari dan Ayam Koplo) yang terfokus pada layanan pesan antar dengan menyajikan menu beragam. Ketika kita merasa lapar dan butuh makanan, kita...

read more

Speak to our consultants today